|
Bank Indonesia (Direktorat PSHM) |
| Proyek |
: |
Sistem Pemetaan Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Utama |
 |
| Jenis Pekerjaan |
: |
Riset, Investigasi dan Konsultan Kehumasan |
| Sasaran |
: |
Menyampaikan hasil monitoring terkait BI, sehubungan dengan isu-isu utama, pemetaan stakeholders dan investigasi atas keterkaitan dan entitas stakeholder. |
| Periode |
: |
Juli 2007 – 1 Januari 2008 |
| Gambaran Umum |
: |
- Menyampaikan analisis kuantitatif dan kualitatif terkait pemetaan isu media dan opinion leader. Dengannya, klien bisa memperoleh perhitungan akurat atas tingkat pengaruh isu yang dihadirkan media dan Opinion Leader, yang dibutuhkan terutama untuk perencanaan program dan proses evaluasi.
- Membuat laporan triwulan mengenai tingkat pengaruh, kepentingan dan legitimasi tiap stakeholder berdasarkan isu-isu utama.
- Menyediakan laporan investigasi bulanan mengenai entitas-entitas utama, seperti media, opinion leader dan pemangku kekuasaan.
|
|
|
Pertamina (Corporate Secretary Office) |
| Proyek |
: |
Monitoring Media dan Pemetaan Stakeholder |
 |
| Jenis Pekerjaan |
: |
Riset dan Konsultan Kehumasan |
| Tujuan |
: |
Menempatkan Pertamina sebagai sebuah korporasi yang berpengaruh di antara perusahaan-perusahaan besar lainnya dan di mata stakeholder industri. |
| Sasaran |
: |
Menyampaikan secara reguler hasil pemetaan terkait isu-isu utama dan opinion leader yang dihadirkan media melalui monitoring media dan pemetaan stakeholder. |
| Periode |
: |
Desember 2007 – Agustus 2008 |
| Gambaran Umum |
: |
- Mengirimkan ringkasan berita harian media-media utama, isu-isu dan opinion leaders pada pukul 08.00 pagi. Laporan tersebut dialamatkan ke BOD dan divisi terkait di Pertamina.
- Mengirimkan laporan analisis kuantitatif dan kualitatif mengenai pemetaan isu-isu media dan opinion leader. Dengannya, klien bisa memperoleh perhitungan akurat tingkat pengaruh isu yang dihadirkan media dan OL, yang dibutuhkan terutama untuk perencanaan program dan proses evaluasi.
- Membuat laporan triwulan mengenai tingkat pengaruh isu dan opinion leader serta memetakan jaringan sosial stakeholder Pertamina pada sejumlah isu utama.
- Terakhir, seluruh laporan dan analisis tersebut didukung pula oleh laporan investigatif terhadap entitas-entitas utama, seperti media, opinion leader dan pemangku kekuasaan.
|
|
|
Huawei (subkontraktor bagi Fortune PR) |
| Proyek |
: |
Monitoring Berita dan Penelusuran Berita Korporasi |
 |
| Jenis Pekerjaan |
: |
Riset dan Konsultan Kehumasan |
| Tujuan |
: |
Menempatkan Huawei sebagai salah satu perusahaan peralatan dan jaringan teknologi informasi dan bisnis terdepan. |
| Sasaran |
: |
Menyediakan informasi regular bagi Huawei dalam isu-isu terkait (telekomunikasi, regulasi, competitor, dan isu-isu utama stakeholder) serta penelusuran berita korporasi dan berbagai program PR Huawei. |
| Periode |
: |
Juli – Desember 2008 |
| Gambaran Umum |
: |
- Mengirimkan ringkasan harian mengenai isu-isu, media utama dan opinion leader pada pukul 09.00 pagi, dilengkapi dengan kliping digital artikel. Isu-isu yang diliput bervariasi, mulai dari core business (sektor IT) hingga isu-isu umum mengenai competitor.
- Mengirimkan laporan dan analisis kuantitatif dan kualitatif berkala (mingguan & bulanan) yang dihasilkan dari artikel berita media cetak, termasuk mengenai program-program kehumasan.
|
|
|
Abubakar (calon Bupati dalam Pilkada) |
 |
Proyek |
: |
PILKADA, Pemetaan Pemilih, Rancangan Strategi Komunikasi, Pemetaan Lapangan dan Silent Operations |
| Jenis Pekerjaan |
: |
Riset, Investigasi dan Konsultan Kehumasan |
| Sasaran |
: |
Memenangkan Abubakar sebagai Bupati Bandung Barat |
| Periode |
: |
Januari – Juni 2008 |
| Gambaran Umum |
: |
- Membuat rancangan strategi Komunikasi dengan cara memadukan strategi ATL, BTL, lobi politik dan juga kampanye langsung.
- Menyediakan hasil riset atas persepsi pemilih, preferensi suara, dan strategi sasaran mikro untuk perencanaan kampanye dan evaluasi tiap tahapan.
- Melancarkan operasi lapangan di area-area sensitive dan melakukan kontra investigasi.
- Mengkoordinir sejumlah elemen tim kampanye, seperti partai politik, lingkaran dalam sang kandidat, relawan dan lain-lain, dengan tujuan untuk memperoleh hasil yang paling efisien dan efektif, serta untuk meminimalisir black campaign dari calon lain.
|
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |