|
Efek Berantai Kebijakan Bunga Kredit Bank (II) |
|
|
|
|
Written by Immanuel SF More Ghale
|
|
Thursday, 25 June 2009 17:22 |
|
Sambungan dari artikel “Kebijakan Suku Bunga Kredit: Cara Bank Meraup Untung di tengah Krisis Finansial”
Masalah tingginya suku bunga pinjaman layak membuat banyak pihak uring-uringan. Tak dapat dipungkiri, sektor perbankan berperan penting demi menggerakkan perekonomian nasional. Halim Alamsyah, direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI bahkan menyebutkan bahwa perbankan menguasai 70% perekonomian (Bisnis Indonesia, 19/6). Saat penyaluran kredit seret akibat tingginya bunga pinjaman, roda ekonomi sektor lain yang bergantung pada kucuran dana bank ikut terombang-ambing.
|
|
Read more...
|
|
Donggi-Senoro, Ekspor vs Pasok Dalam Negeri |
|
|
|
|
Written by Rahayu Setiawan
|
|
Wednesday, 24 June 2009 11:46 |
|
Kemelut Donggi-Senoro kiranya tak kunjung usai. Dinamika yang terjadi kini, Konsorsium PT Donggi Senoro LNG (DSL) terus melakukan negosiasi dengan pemerintah terkait pengalokasian pasokan gas dari proyek Donggi-Senoro. Tetapi, kalangan DPR meminta pemerintah konsisten dengan keputusan yang mewajibkan produksi untuk dialokasikan bagi kepentingan publik.
|
|
Read more...
|
|
Liberalisasi Ketenagalistrikan Diusung Kembali |
|
|
|
|
Written by Rahayu Setiawan
|
|
Monday, 22 June 2009 11:57 |
|
Selama sepekan media melansir lima poin baru dalam dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Listrik. Jyesta Communication melaporkan dari kelima rancangan tersebut magnet pemberitaan tertuju kepada tarif listrik regional yang ditentukan berdasarkan kualitas pelayanan PLN. Sementara itu, isu terkait diperbolehkannya pihak swasta menguasai pembangkit dan jaringan listrik yang turut masuk dalam RUU Listrik sepi dari perhatian media.
|
|
Read more...
|